Siapa yang tidak kenal dengan dua hewan diatas, bahkan anak kecil pun sudah familiar dengan dua hewan tersebut. Kucing identik dengan hewan peliharaan yang lucu, imut dan disukai banyak orang. Berbeda dengan Beruang, hewan yang bertubuh kekar, dikenal buas dan banyak ditakuti orang. Namun, apa jadinya ketika Kucing Versus Beruang bertemu???
Selengkapnya...
Kucing Vs Beruang
Abdul Rochim, Rabu, 27 Januari 2010Hah........, Bayi Lahir Saat Sang Ibu Angkat Besi???
Abdul Rochim, Selasa, 15 Desember 2009Hamil dan melahirkan seorang bayi, hal itulah yang dirindukan oleh setiap pasangan suami istri. Pada umumnya seseorang yang akan melahirkan, dia akan menjaga kondisi diri dan bayinya. Namun ada hal yang menarik di BRASIL, seorang ibu hamil menjadi juara lomba angkat besi. Yang lebih menghebohkan lagi, bayi tersebut lahir ketika sang ibu sedang mengangkat besi.
Selengkapnya...
Hah..., Operasi Jantung Menggunakan Lem???
Abdul Rochim, Minggu, 15 November 2009Toronto, Umumnya memperbaiki tulang dada setelah operasi jantung dengan menjahit jaringan-jaringan di sekitarnya. Tapi kini ada perkembangan menggunakan lem untuk operasi jantung yang tidak perlu waktu lama untuk pemulihannya.
Peneliti di Kanada mengembangkan teknik operasi baru untuk menangani pasien patah tulang dada pasca operasi jantung. Dokter di sana menggunakan lem sebagai perekat tulang yang patah. Teknik operasi itu tidak membutuhkan waktu yang lama dan pasien hanya sedikit merasakan sakit.
Sementara dengan teknik menjahit maka proses pemulihan pasien membutuhkan waktu berminggu-minggu yang disertai dengan rasa sakit yang luar biasa. Tapi dengan penggunaan lem semuanya dapat diatasi.
"Dengan lem khusus yang berfungsi sebagai perekat, kini kita hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja setelah operasi," ujar Dr Paul Fedak, seorang ahli bedah jantung dari Foothills Medical Center in Calgary, Alberta seperti dilansir Reuters, Senin (16/11/2009).
Lem khusus yang diberi nama Kryptonite itu dibuat oleh para dokter dari Research Group Inc of Connecticut.
Para dokter sebelumnya melakukan studi terhadap 20 pasien di Calgary. Dibanding pasien yang mendapat jahitan dan baru bisa beraktivitas beberapa bulan pasca operasi, pasien yang dadanya direkatkan kembali dengan lem Kryptonite ternyata berhasil pulih dan melakukan aktivitas normalnya hanya dalam waktu beberapa hari.
Peneliti juga menemukan bahwa rasa sakit dan tidak nyaman pasien setelah operasi berkurang dengan menggunakan teknik tersebut.
"Biasanya saya memberitahu pasien saya bahwa setelah operasi jantung, rasa sakit akan muncul dan proses penyembuhannya akan sangat lama, tapi sekarang saya lega tidak perlu mengatakan itu lagi," ujar Brent Mitchell, direktur dari Libin Cardiovascular Institute of Alberta dan kepala Clinical Department of Cardiac Sciences di Alberta Health Services.
Sebanyak satu juta operasi jantung dilakukan di seluruh dunia dengan merobek atau membelah bagian tulang dada. Oleh karena itu, teknik baru perekatan tulang dada dengan lem ini akan sangat bermanfaat bagi dunia medis dan kedokteran.
Selengkapnya...
Hah..., Kakek Berusia Seabad Nikahi ABG !!!!!
Abdul Rochim, Kamis, 29 Oktober 2009
Mogadishu – Julukan tua-tua keladi tampaknya belum cukup untuk menggambarkan pria lanjut usia asal Somalia ini. Sebab, di usianya yang telah menginjak 112 tahun dia sanggup menikahi seorang gadis yang masih berusia 17. Wow!
Pesta pernikahan pria bernama Ahmed Muhamed Dore ini, seperti dilansir BBC, Jumat (30/10), dihadiri ratusan undangan. ''Hari ini Tuhan menolong saya merealisasikan mimpi saya,'' kata Dore, setelah resepsi pernikahan yang digelar di kawasan Galduduud itu.
Dore mengatakan istrinya memang lebih cocok menjadi cicitnya. Dia mengaku sudah menunggu cukup lama hingga Safia Abdulleh, istrinya, menginjak usia remaja. Sehingga, dia baru bisa melamar gadis yang berasal dari desa yang sama dengannya itu.
''Saya tidak memaksanya, tapi menggunakan pengalaman saya untuk meyakinkan dia tentang cinta saya. Dan akhirnya kami setuju untuk menikah'' papar Dore.
Keluarga Safia sendiri mengaku sang pengantin perempuan tidak merasa memiliki masalah dengan suaminya yang telah berusia sangat lanjut itu. ''Dia bahagia dengan suami barunya,'' kata keluarga barunya itu.
Dore telah memiliki 18 anak dari lima istri. Melalui pernikahannya ini, dia berharap akan mendapatkan banyak anak lagi. Pernikahan yang digelar di Kota Guriceel ini digambarkan sejarawan Somalia sebagai yang pertama bagi bangsa Afrika dalam seabad terakhir.
Selengkapnya...
Hah..., Tak Sekolah Agar Bisa Makan???
Abdul Rochim, Kamis, 15 Oktober 2009
NAIROBI - Para orangtua di negara-negara miskin Afrika memilih tidak menyekolahkan anak mereka agar bisa makan sehari-hari. Mereka juga mengabaikan biaya kesehatan.
Hal ini terungkap dalam sebuah laporan Badan Pangan PBB (FAO). Dalam laporan itu dicatat ada 1 miliar orang di dunia saat ini dalam kondisi kelaparan. Ada 30 negara yang saat ini membutuhkan bantuan darurat. Dari jumlah itu, sebanyak 20 negara berada di Benua Afrika.
Ironisnya, meski para pemimpin dunia telah mengampanyekan pemangkasan angka kelaparan sejak 9 tahun lalu, namun tren kelaparan justru semakin meningkat.
"Ini kondisi darurat negara-negara berkembang dan maju harus mengambil langkah," kata Otive Igbuzor, pimpinan ActionAid International, sebuah program kampanye untuk melawan kelaparan seperti dikutip dari Associated Press, Kamis (15/10/2009).
Dia menambahkan setiap 6 detik ada satu anak mati karena kurang gizi.
Di Kenya sebanyak 3,8 juta warganya memerlukan bantuan pangan. Panen di negara itu gagal karena mengalami kekeringan. Angka tersebut melonjak hampir 1 juta orang dibanding tahun lalu yang berjumlah 2,5 juta orang kelaparan.
Sementara itu analis keamanan pangan Somalia Grainne Moloney mengatakan harga makanan yang melambung menjadi salah satu penyebab kelaparan. Untuk bisa makan sehari saja, mereka sulit. Ditambah lagi situasi politik dan keamanan yang bermasalah di negara-negara Afrika.
Sudah dua dekade negara itu dilanda konflik. Dalam 2 tahun belakangan saja harga enam kebutuhan pokok melambung hingga 85 persen.
Rata-rata setiap keluarga di Somalia menghabiskan USD171 atau sekira Rp1,6 juta (USD1 = Rp9.370) selama September 2009. Angka ini meningkat drastis dibanding Maret 2007, di mana cukup USD92 saja untuk membeli makanan dalam sebulan.
"Mereka harus melupakan sekolah, membeli pakaian. Sebagian besar mereka mengonsumsi makanan murah," ungkapnya sambil menyebutkan satu dari lima anak di Somalia kurang gizi.
Selengkapnya...
Hah..., Prajurit AS Menjerit???
Abdul Rochim, Kamis, 08 Oktober 2009Berperang dengan tujuan yang tidak jelas membuat banyak tentara AS yang ditugaskan di Afghanistan mengalami depresi berat dan kekecewaan yang mendalam. Mereka banyak yang merasa putus asa dan cuma satu yang mereka inginkan, kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarga.
Pengakuan itu datang dari Kapten Jeff Masengale dari Divisi Gunung ke-10 Batalion Infanteri 2-87 yang dilansir The Times edisi Kamis (8/10). Depresi dan rasa putus asa yang dalam, kata Jeff, membuat moral pasukan AS menurun drastis karena apa tujuan perang ini sebenarnya, tidak jelas.
"Mereka sudah lelah, tertekan, bingung dan ingin segera melewati masa-masa ini," tambah Kampten Sam Rico dari Batalion Artileri Divisi 4-25. Menurut Kapten Rico, tentara-tentara AS merasa telah membahayakan diri mereka sendiri dengan berbagai target yang dibebankan pada mereka.
Tahun 2009 adalah tahun terburuk bagi militer AS selama hampir delapan tahun invasinya ke Afghanistan. Taliban makin agresif melakukan perlawanan yang menyebabkan makin banyaknya korban di pihak pasukan AS. Tahun ini saja, tercatat 394 tentara asing tewas di Afghanistan, 236 diantaranya tentara AS.
Mayoritas tentara AS tidak paham dengan tujuan perang negaranya di Afghanistan. "Yang kami rasakan sekarang, bahwa kami sudah kalah," aku Raquime Mercer yang baru saja kehilangan seorang rekannya dalam sebuah pertempuran pekan kemarin.
"Saya tidak tahu mengapa kami harus ke sini. Saya ingin tahu dengan jelas tujuan kami di sini, jika kami harus terluka atau mati di sini," tukas Mercer.
"Para prajurit menginginkan jawaban yang tepat, selain jawaban bahwa mereka harus menghentikan Taliban. Karena hampir tidak mungkin untuk membungkam Taliban. Sulit menangkap orang yang tidak bisa Anda lihat," sambung Mercer.
Pernyataan Mercer diamini oleh Sersan Christopher Hughes yang juga mengaku tidak tahu pasti apa sebenarnya misi mereka di Afghanistan. "Para tentara di sini sudah capek, frustasi, takut. Banyak tentara yang takut keluar, tapi mereka harus keluar karena tuntutan tugas," tambah Sersan Erika Cheney.
Erika mengungkapkan, banyak tentara yang jadi gampang marah, tidak bisa tidur dan mengalami mimpi buruk. "Afghanistan merupakan misi yang membuat kami frustasi," aku Letnan Peter Hjelmstad.
Selain tewas, banyak tentara AS yang dipulangkan setelah bagian tubuhnya diamputasi, mengalami luka bakar parah atau luka lainnya yang menyebabkan cacat tubuh permanen. Perang AS di Aghanistan sama halnya di Irak, telah banyak membuat keluarga para prajuritnya berantakan. Banyak diantara keluarga prajurit yang berakhir dengan perceraian.
"Yang paling mereka inginkan adalah pulang ke rumah dengan selamat, kembali berkumpul dengan isteri dan anak-anak. Mengunjungi keluarga yang suami atau ayahnya tewas di sini," tandas Kapten Masengale.
Selengkapnya...
Hah..., Tiada Hari Tanpa Perang???
Abdul Rochim, Rabu, 07 Oktober 2009KOTA GAZA - Satu unit Angkatan Darat Israel dengan dukungan beberapa tank dan kendaraan lapis baja, Rabu (7/10) malam, menyerbu satu daerah di bagian utara Jalur Gaza dan menghancurkan pertanian Palestina di tengah baku-tembak sengit, kata beberapa saksi mata.
Saksi mata di bagian utara Jalur Gaza mengatakan, pasukan darat Israel bergerak maju sekitar 100 meter ke dalam daerah yang dikuasai pejuang Palestina, sementara beberapa buldoser meratakan dengan tanah satu perkebunan, dengan perlindungan beberapa helikopter.
Sayap bersenjata Front Rakyat bagi Pembebasan Palestina (PFLP) menyatakan dalam selebaran yang dikirim kepada wartawan bahwa anggotanya terlibat baku-tembak melawan tentara Israel dan menembakkan beberapa bom mortir ke arah mereka. Tak ada laporan mengenai korban.
Angkatan Darat Israel melancarkan serbuan hampir setiap hari ke dalam Jalur Gaza, yang dikuasai Hamas, dan menyatakan militer Yahudi tersebut "bertindak guna mencegah gerilyawan garis keras menembakkan roket rakitan ke wilayah selatan Israel".
Sementara itu, di Tepi Barat Sungai Jordan, pasukan keamanan menyatakan pasukan Angkatan Darat Israel menangkap 20 orang Palestina di berbagai daerah Tepi Barat. Radio Israel mengonfirmasi penangkapan tersebut, dan menyatakan mereka "adalah orang yang dicari oleh dinas intelijen keamanan Israel".
Radio itu, yang mengutip keterangan juru bicara Angkatan Darat Israel, menyatakan, tentara menemukan satu senapan di rumah salah seorang yang ditahan tersebut.
Israel melancarkan agresi militer pada Desember-Januari ke wilayah Jalur Gaza, sehingga menewaskan lebih dari 1.400 orang Palestina, kebanyakan warga sipil.
Kini pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga tak pernah menghentikan kegiatan pembangunan permukiman Yahudi. Satu laporan Peace Now awal pekan ini menyatakan, sebanyak 800 unit rumah baru sedang dibangun di permukiman di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan, kendati AS menyeru Israel agar menghentikan pembangunan permukiman.
Organisasi pengawas permukiman Israel itu menyatakan kegiatan sedang berlangsung selama tiga bulan belakangan di 34 permukiman untuk membangun semua rumah tersebut.
Selengkapnya...
Subhanallah..., Bayi Satu Tahun 'Hamil'
Abdul Rochim, Senin, 14 September 2009
BEIJING — Pada usia yang baru menginjak satu tahun, Kang Mengru sejatinya bisa berbagi keceriaan dan kegembiraan bersama teman-teman sebaya. Sayang, bocah perempuan yang tinggal di Louhe City, Provinsi Henan, China, ini tidak bisa merasakan semua itu. Justru penderitaan tengah dialaminya sekarang. Perut Kang Mengru semakin membesar, laiknya perempuan yang sedang mengandung. Hasil scan menunjukkan, janin yang seharusnya bisa menjadi saudara kembarnya— ternyata justru berkembang di dalam perut Kang Mengru dan menjadi parasit.
Kenyataan ini tentu saja mengejutkan orangtua angkat Kang Mengru. Kang Mengru memang dibuang oleh orangtua kandungnya saat dilahirkan. Ia kemudian diangkat anak oleh pasangan yang tinggal di Louhe City. Pasangan ini kebetulan tidak dianugerahi buah hati. Setelah beberapa bulan tinggal di rumah pasangan tersebut, perut Kang semakin membesar. Kedua orangtua Kang tidak menyangka perut Kang bakal membesar seperti saat ini.
Para tetangga pun mulai mengejek dan menghina Kang Mengru. Mereka menyebutnya monster dan menggosipkan bahwa Kang tengah hamil. Khawatir dengan kondisi Kang, orangtuanya pun memeriksakannya ke dokter. Baru diketahui bahwa ada jaringan parasit di dalam perutnya. Dokter yang memeriksa menyarankan agar Kang segera dioperasi untuk mengambil ‘janin’ tersebut. “Ia bisa meninggal jika tidak dilakukan operasi secepatnya,” tegas dokter yang memeriksa Kang Mengru saat itu.
Karuan saja, vonis ini mengkhawatirkan dua orangtua angkatnya. Mereka tak ingin kehilangan Kang Mengru, namun benturan dana sedikit menghalangi keinginan mereka untuk segera mengoperasi Kang. Maklum saja, operasi yang harus dilakukan membutuhkan biaya tidak sedikit, dan mereka tak berasal dari keluarga kaya. Kini mereka menunggu uluran bantuan dari para donatur yang akan disalurkan melalui pemerintah setempat.
Kondisi yang dialami Kang ini sangat jarang dijumpai. Menurut Dr Manny Alvarez, kemungkinan besar janin tersebut memang ‘dibawa’ si bocah. “Ada banyak varietas dari parasit yang seharusnya menjadi bayi kembar. Dalam beberapa kasus, Anda akan melihatnya menempel pada anggota tubuh lain –seperti tambahan kaki atau bahkan kondisi yang tidak normal di kepala akibat memiliki dua otak,” jelas Alvarez.
Saat melihat foto Kang, Alvarez menduga pembesaran perut yang dialami Kang adalah bakal calon bayi yang tidak tumbuh dengan sempurna. “Bisa jadi ini merupakan tipe parasit kembar yang dikenal dengan nama fetus-in-fetu,” jelasnya. Menurut Alvarez, pada kondisi ini akan dijumpai tumor yang terus berkembang dalam tubuh, di mana tumor tersebut mengandung bagian-bagian tertentu dari janin.
Menarik Perhatian
Kasus fetus-in-fetu selalu menarik perhatian media-media di dunia. Meski kasus yang tercatat hanya sedikit, namun setiap kasus yang terjadi selalu tercatat dalam dunia medis. Salah satunya, kondisi yang dialami Alamjan Nematilaev tahun 2003 silam. Bocah laki-laki berusia tujuh tahun ini bisa selamat meski selama bertahun-tahun membawa ‘janin’ saudara kembar dalam perutnya. Saat itu guru olahraganya di Kazakhstan memintanya untuk memeriksakan diri ke rumah sakit, ketika mengetahui perut si bocah bertambah besar.
Ketika operasi dilakukan, jaringan parasit tersebut sudah bertahun-tahun berada dalam perutnya. Bahkan janin itu telah berkembang dengan sempurna –memiliki rambut, tangan, jari tangan, kaki, kepala, kaki, alat kelamin dan wajah yang sempurna. Janin tersebut sejatinya saudara kembar Alamjan. Hal serupa dialami Eljie Millapes, bayi berusia dua bulan asal Baguio, Filipina. Agustus 2007 lalu ia divonis mengalami fetus-in- fetu. Untungnya orangtua Eljie langsung menghubungi dokter untuk segera mengeluarkan janin di dalam perutnya.
Di Indonesia, kasus fetus-in-fetu pun pernah terjadi. Kasus ini dialami bayi berusia dua bulan asal Medan, Afiah Syafina, Januari 2008 silam. Semua Afiah didiagnosa mengidap tumor dalam perut. Namun, setelah dilakukan operasi pada 19 Januari 2008, hasilnya sangat mengejutkan : jaringan yang disangka tumor itu ternyata janin berusia lima bulan.
Selengkapnya...
Watak Asli Amerika Serikat
Abdul Rochim, Jumat, 11 September 2009Setiap Ramadhan, Behroz Gul dahulunya biasa mengadakan acara berbuka puasa (ifthar) untuk ratusan orang miskin pada sebuah masjid lokal di Shakai di Waziristan Selatan. Tapi tahun ini, para tetua suku Pakistan sendiri menjadi tergantung pada makanan yang ditawarkan oleh dermawan setempat untuk memberi makan keluarganya.
"Biar aku mengakui bahwa ada perbedaan besar antara tahun lalu dan tahun ini pada bulan Ramadhan," Gul (45 tahun), mengatakan kepada IslamOnline.net pada Jumat kemarin (11/9).
"Tahun lalu, saya adalah orang yang memberi perbukaan, namun pada tahun ini sayalah yang mengambil dan menerima perbukaan dari orang lain."
Gul, yang memiliki pompa bensin di Shakai, harus antrian dengan ribuan suku yang bermigrasi dari wilayah mereka karena serangan tak henti-hentinya dari pasukan AS, hanya untuk mendapatkan makanan yang ditawarkan oleh para dermawan setempat di Tank, sebelah distrik Waziristan Selatan. Saya tidak bisa membendung air mata saya ketika saya memikirkan tahun-tahun yang lalu ketika saya bisa mengadakan acara ifthar sehari-hari untuk beberapa orang miskin selama bulan Ramadhan sampai Ramadhan tahun lalu.
"Tapi sekarang, saya harus mengantri untuk mendapatkan makanan untuk berbuka puasa," kata ayah dari lima orang anak, yang telah tinggal di kamp penampungan di Tank selama sepuluh bulan.
AS meluncurkan serangan tak henti-hentinya di Waziristan Utara dan Selatan, menyerang kubu dari mujahidin Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), yang merupakan organisasi payung dari berbagai kelompok Taliban di Pakistan. Washington telah meluncurkan kali serangan di Waziristan Utara dan Selatan tahun lalu, menewaskan lebih dari 1.200 Warga Pakistan, termasuk 16 Taliban dan pemimpin-Qaeda.
"Mereka (AS) tidak peduli,siapa yang dibunuh," kata Gul.
"Mereka hanya melihat upacara atau kerumunan orang, dan langsung menembakkan rudal ke arah-arah orang-orang yang tidak bersalah.
Behroz menyesalkan bahwa serangan membabi-buta AS telah menewaskan banyak orang yang sedang bersukacita pada bulan puasa suci Waziristan. "Tidak mudah untuk menjelaskan rasa takut kami, ketika Anda melihat sebuah pesawat tempur melayang-layang di atas desa. Kami tidak bisa melakukan apa-apa kecuali berdoa untuk keselamatan kami.
"Ini seperti anda mati setiap hari, Karena tidak ada jaminan bahwa anda akan aman pada waktu yang lain," katanya. "Hal ini tidak dapat disamakan bagi mereka yang memiliki keluarga dan teman-teman selama bulan Ramadhan dan` Idul Fitri. Saya punya keluarga dekat dengan saya saat ini, tapi saya tidak tahu tentang banyak teman-teman saya, dan bahkan banyak sanak keluarga yang telah pindah ke lokasi yang berbeda untuk menyelamatkan nyawa mereka dari serangan berterusan yang dilakukan pesawat temur AS.
"Idul Fitri ini sudah semakin mendekat, tapi saya tidak punya uang , bahkan untuk membeli baju baru untuk anak-anak saya. Saya telah meninggalkan semuanya, pompa bensin milik saya, rumah, tanah, saya hanya dapat berharap pada belas kasihan Allah, untuk menyelamatkan saya dan keluarga saya supaya tetap hidup."
Dilfaraz Khan mengatakan bahwa rasa takut serangan misil dari pesawat tempur telah menguasai perasaan warga selama bulan Ramadhan ini. "Seluruh waktu dari fajar hingga senja berlalu penuh dengan rasa ketakutan," kata Khan, seorang penduduk Mir Ali, kepada IOL.
"Kami terus melihat di langit kapan dan di mana suara gemuruh pesawat tempur muncul dan menghujani kami dengan bom kami. "Serangan udara pesawat tempur AS telah menewaskan ratusan orang, termasuk enam pemimpin Taliban, di Mir Ali tahun lalu. Takut serangan seperti kejadian di Mir Ali kembali terjadi telah memaksa banyak penduduk untuk membatalkan tradisi mereka mengadakan perjamuan buka puasa bagi masyarakat miskin selama bulan Ramadhan.
"Kami dulu punya kebiasaan berbuka puasa bersama keluarga kami dan beberapa teman-teman di masjid-masjid dan tempat-tempat pertemuan lain," kata Dilfaraz, seroang petani setempat. "Tetapi sekarang ini, kita bahkan tidak sempat berpikir tentang hal itu.
"Anda tidak pernah tahu kapan sebuah serangan muncul dan rudal membakar Anda, tidak peduli Anda sedang melaksanakan ifthar atau sedang menyusun rencana teroris," katanya. Dilfaraz, seperti banyak penduduk Mir Ali, juga takut untuk melaksanakan sholat Tarawih Karena takut serangan pesawat tempur yang tiba-tiba.
"Saya minta maaf untuk harus mengakui bahwa memang serangan AS tidak pandang bulu bahkan masjid-masjidpun diserang," katanya. Dilfaraz mengatakan bahwa meskipun serangan telah membunuh beberapa pemimpin Taliban, tetapi mereka secara tidak langsung menciptakan banyak lagi para pemimpin Taliban.
"Mereka yang mendukung serangan dengung tidak tahu tentang kesengsaraan kita," katanya.Baitullah Mehsud pemimpin Taliban syahid dalam sebuah serangan udara AS pada 5 Agustus lalu di Waziristan Selatan. "Saya setuju bahwa salah satunya Baitullah Mehsud, dan beberapa militan lainnya syahid dalam serangan udara ini, tetapi hal itu dapat membenarkan kematian ratusan warga sipil," tanya Dilfaraz.
"Mereka telah membunuh satu Baitullah Mehsud, dan menciptakan ratusan lagi Baitullah-Baitullah Mehsud yang lain."
Selengkapnya...
Tingkat Kemiskinan di Amerika Serikat
Abdul Rochim,
Siapa yang tidak kenal dengan negara yang memiliki gelar negara SUPER POWER, POLISI DUNIA, MENJUNJUNG TINGGI HAM. Ya, negara itu adalah USA, Amerika Serikat. Barangkali kita belum mengetahui sedikit kelemahan atau kekurangan negara tersebut. Pada postingan kali ini mudah-mudahan bisa memberikan sedikit informasi yang bermanfaat buat Anda.
Krisis ekonomi yang melanda Negeri Paman Sam membuat hampir 40 juta rakyat AS hidup di bawah garis kemiskinan. Krisis membuat pendapatan mereka menurun tajam bahkan jadi pengangguran.
Tingkat kemiskinan di AS pada tahun 2008 mencapai 13,2 persen, naik sampai 12,5 persen dibandingkan tahun 2007. Laporan terbaru Biro Sensus AS menyebut kenaikan tingkat kemiskinan pada tahun 2008 adalah tingkat kemiskinan pada tinggi sejak tahun 1997.
"Pendapatan riil rumah tingga level menengah menurun 3,6 persen antara tahun 2007-2008 ... dan penurunan itu terjadi dalam skala yang luas," demikian laporan tahunan Poverty and Health Insurance Coverage di AS.
Dengan demikian, pada tahun 2008 rakyat miskin di AS jumlahnya menjadi 39,8 juta orang. Sedangkan pada tahun 2007, hanya 37,3 juta orang. Di AS, seseorang atau sebuah keluarga dianggap miskin jika pendapatan berada di bawah ambang batas standar kemiskinan berdasarkan jumlah orang dalam keluarga.
Ambang batas kemiskinan untuk satu individu pada tahun 2008 nilainya dibawah 11.000 dollar dan untuk keluarga besarnya 22,025 dollar. Maka jika seseorang atau keluarga pendapatannya dibawah angka itu, maka disebut orang miskin. Krisis ekonomi menjadi penyebab utanya merosotnya pendapatan individu dan keluarga di AS yang tercatat paling buruk sejak masa depresi tahun 1930-an.
Selengkapnya...

