Presiden Terlibat Penyelamatan Century?????

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Presiden tidak pernah terlibat dalam penetapan kategori bank gagal, termasuk kasus Bank Century. Demikian disampaikannya usai acara buka puasa bersama di Departemen Keuangan, Senin malam (7/9).

"Presiden tidak pernah dalam hal ini (Century) terlibat dalam hal menetapkan suatu bank gagal atau tidak. Nanti setelah ini jangan bilang terlibat lagi ya. Semua rumor ini saya tidak tahu kenapa dibuat pada bulan puasa," ujarnya. Menkeu pun kembali menjelaskan, kronologis keputusan penyelamatan Bank Century yang terjadi tahun lalu. Pada 13 November 2008, ia mendapat telepon dari Gubernur Bank Indonesia (BI), yang waktu itu masih dijabat Boediono. Boediono pun mengajak Ani berkomunikasi secara teleconference. Dalam komunikasi tersebut Boediono menyatakan bahwa ada beberapa bank dalam keadaan sulit, dan salah satu yang paling kritis adalah Bank Century.

Ani pun meminta Boediono untuk mengirimkan data-data terkait Century melalui fax. "Saya bilang tidak tahu soal Century lalu dikirim fax untuk dipelajari dan dibahas bahwa kondisi Century tidak baik," ujarnya.

Setelah berdiskusi beberapa jam, Menkeu kemudian melaporkan kondisi Century ke SBY agar dilakukan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi yang saat itu keadaan global sedang sangat krisis. "Lalu saya bilang kalau nanti kondisi memburuk, apa yang harus dilakukan? Dan Presiden menjawab agar dilakukan koordinasi dengan Wakil Presiden. Jadi Presiden tidak terlibat," ujarnya.

Selanjutnya, Menkeu menjelaskan, keputusan penyelamatan Bank Century pada 21 November lalu dilakukan saat kondisi perbankan Indonesia dan dunia mendapat tekanan berat akibat krisis ekonomi global, serta tidak bisa dinilai berdasarkan kondisi saat ini. "Saat itu dunia tengah tertekan akibat krisis. Negara-negara besar seperti Australia, AS, semuanya mengucurkan bailout," ujarnya. Selain itu, juga untuk menghindari dari krisis multi efek perbankan yang diprediksikan berdampak lebih dahsyat dibanding krisis 1998.



Comments :

1
Mas Doyok mengatakan...
on 

terliabt kayaknya bang...
negeri ini oh....

Pengikut