KPK Cs Rakyat, Kapolri Cs Konglomerat???

Banyak sekali berita-berita yang beredar di tanah air kita, dari berita tanah longsor, gempa bumi, kapal terbalik & tenggelam, serta berita-berita lain, yang tak luput dari pengamatan penulis. Begitu juga dengan berita perseteruan antara Kapolri Vs KPK, yang juga tak lepas dari pengamatan penulis. Karena itu bentuk kepedulian & kecintaan penulis kepada negeri ini.

Berikut akan penulis sampaikan informasi perseteruan antara Kapolri Vs KPK, mudah-mudahan membawa manfaat bagi para pembaca.

Jakarta - Harus ada transparansi terhadap penetapan tersangka dua pimpinan KPK Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto. Kepolisian diimbau berhati-hati dalam mengambil keputusan. Sebab, di belakang KPK ada rakyat yang selalu mendukung.

"Penentapan tersebut harus betul-betul kaitannya dengan hukum, bukan yang lain. Ini menjadi ujian bagi polisi, jika polisi main-main maka mayoritas rakyat akan berada di belakang KPK," kata Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid.

Seperti diketahui, Ketua MK Mahfud MD sendiri menilai Polri telah bertindak berlebihan terkait Chandra dan Bibit. Sebab, indikasi tindak pidana yang dilakukan dua pimpinan KPK tersebut tidak jelas.

Belum lagi, pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri yang mengatakan ada kasus lain yang akan menjerat pimpinan KPK, patut dipertanyakan.

Apakah pernyataan Kapolri itu menunjukkan kepolisian tidak memiliki bukti yang cukup. Jika tidak kepolisian diimbau untuk mengeluarkan surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). [b



Comments :

6 komentar to “KPK Cs Rakyat, Kapolri Cs Konglomerat???”
Rihar Diana(dhana) mengatakan...
on 

Ass..wr.wb
ehm...siip postingnya,wah kalau sampai terjadi bentrok bentrok ya jelas bikin resah masyarakat loh...he..he....bikin pusing he..he...thnxs ah kunjung in my blog,he..he..ternyata aq dah follow dari dulu loh kak,makasih ya..
wass..wr.wb

jopi mengatakan...
on 

saya pegan polri..gawat nih badan negara aja sampe perang..berdamailaah kan udah lebaran

orang indonesia mengatakan...
on 

Saya pegang mana ya?? :D

sahid mujahidin mengatakan...
on 

sekali lagi masfig yang saya maksud ketidak adilan pemerintah itu adalah mengenai uang airtime kenapa ketika uang airtime itu diributkan tiba tiba saja pemerintah menghilangkan biaya airtime. ketika tidak ada yang menyinggung uang airtime tersebut pemerintah tidak menghilangkan uang airtime tersebut kenapa baru ketika uang airtime tersebut diributkan baru pemerintah menghapusnya ini ada apa sebenarnya. sekarang coba tanya kepemerintah dimana uang airtrime tersebut digunakan untuk apa dan siapa yang menyimpannya karena disana ada hak wartel tetapi tidak pernah dibagi dan kenapa pemerintah membiarkan operator seluler nmenerapkan tarif pulsanya seenaknya saja sehingga terjadi persaingan yang tidak sehat.coba anda bayangkan berapa banyak pengangguran yang terjadi dindonesia karena usaha wartel warnet dan pkl bangkrut.karena pemerintah tidak mau mengatur tarif pulsa/tarif internet.coba anda bayangkan sebelum seluler masuk keindonesia alat komunikasi itu adalah wartel ,sudah berapa banyak wartel menghasilkan keuntungan untuk pemerintah, sekarang mentang mentang seluler sudah masuk keindonesia wartel dilupakan seharusnya pemerintah mecari solusinya bukan mematikan usaha wartel.kalau mengenai pkl mengapa pemerintah membangun mall terlalu dekat satu sama lainnya seharusnya jarak satu mall kemall lainnya haruslah jauh itulah yang menyebabkan kebangkrutan kepada pkl.saya terus terang sangat tersinggung sekali anda masfig memadingkan jepang dengan indonesia itulah yang membuat saya jadi tersinggung seharusnya kita harus menjadi diri sendiri bukan meniru niru negara lain.boleh jadi dijepang tidak ada wartel warnet atau pun pkl. tetapi kita hidup dindonesia itulah indonesia kalau di indonesia ada wartel warnet dan pkl.jadi kita punya ciri tersendiri.sekali lagi masfig coba anda tanya kan kepada pemerintah kemana uang airtime tersebut dan siapa yang menyimpannya dan digunakan untuk apa coba tanyakan kepemerintah.kami pengelola wartel tidak rela dunia akhirat uang airtime tersebut diambil oleh pemerintah.uang airtime tersebut bukan 1juta atau 2 juta tetapi milyaran dimana uang airtime tersebut coba tanyakan.nb jika anggodo tidak dijadikan tersangka maka sby diturunkan

sahid mujahidin mengatakan...
on 

jika anggoro tidak dijadikan tersangka maka sby diturunkan dari rakyat indonesia

sahid mujahidin mengatakan...
on 

jika anggodo tidak dijadikan tersangka maka sby diturunkan.dari rakyat indonesia

Pengikut